Seputar Pendaftaran ke Universitas Islam Madinah

Mulai tahun 2010 M / 1431 H setiap orang yang mau mendaftar di UIM harus mendaftar secara online di situs resmi UIM.

Teknis Pendaftaran Online ke UIM

==> Waktu pendaftaran online
Terbuka sepanjang tahun melaui situs UIM, tahun penerimaan akan tertera di formulir.

==> Waktu Muqobalah
Muqobalah di Madinah bisa setiap hari kecuali hari libur.
Muqobalah di Indonesia menunggu kunjungan tim dari kampus, yang biasanya sekaligus mengadakan dauroh pelatihan di tempat tempat tertentu.

==> Mendaftar online

1. Silahkan menuju ke situs pendaftaran UIM :
http://admission.iu.edu.sa

2. Kemudian pilih “Bahasa Indonesia" untuk menu pendaftaran dan panduan dengan bahasa Indonesia.

3. Upload berkas berkas yang diminta.

4. Data dan berkas yang diupload masih bisa dirubah dalam waktu yang ditentukan.

Setelah mendaftar secara online pendaftar akan mendapatkan formulir yang harus di print dan diserahkan kepada penguji saat  tes muqobalah (wawancara).

*Di formulir tertulis NOMOR PENDAFTARAN masing masing pendaftar, simpan baik baik. Catat di HP, laptop atau dimanapun karena akan berguna pada saat pengumuman.

==> Muqobalah

Setelah mendaftar secara online baru pendaftar diperbolehkan untuk mengikuti muqobalah yang mulai tahun 2010 rutin diadakan setiap tahun di Indonesia.

Selain Muqobalah di Indonesia, para pendaftar juga bisa muqobalah langsung di Madinah sambil melaksanakan ibadah umroh dan jangan lupa untuk mendaftar secara online terlebih dahulu.


Persyaratan Umum:
1.    Beragama Islam dan berkelakuan baik.
2.    Komitmen mentaati aturan UIM.
3.    Sehat jasmani.
4.    Lulus ujian atau muqabalah yang dilakukan pihak UIM.
5.    Memiliki ijazah dari sekolah negeri atau swasta.
6.    Siap belajar sepenuhnya.
7.    Memenuhi setiap persyaratan yang mungkin ditentukan UIM saat mengajukan permohonan beasiswa.


Persyaratan masuk program S1:
1.    Memiliki ijazah SMA atau sederajat.
2.    Usia ijazah tidak lebih dari 5 tahun.
3.    Tidak pernah drop out (DO) dari universitas lain di Saudi karena sebab akademis atau hukuman.
4.    Usia pemohon beasiswa tidak lebih dari 25 tahun.
5.    Peminat Fakultas Quran harus memiliki hafalan 30 juz.


Berkas yang diperlukan:
1.    Ijazah.
2.    Daftar nilai ijazah / rapor tahun terakhir.
3.    Syahadah husn sirah wa suluk (surat keterangan berkelakuan baik), diutamakan dari sekolah asal. SKCK dari kepolisian juga bisa dipakai.
4.    Akte kelahiran dari instansi terkait.
5.    Surat keterangan sehat dari penyakit menular, dikeluarkan oleh instansi resmi.
6.    6 lembar pasfoto ukuran 4 x 6.
7.    Tazkiyah (rekomendasi) dari dari 1 lembaga keislaman di negara asal, atau dari 2 tokoh agama yang dikenal (bisa juga dari pimpinan pondok pesantren) , berisi keterangan komitmen menjalankan kewajiban agama dan berpegang kepada adab-adab Islam. Rekomendasi juga bisa didapat dari Kementrian Agama ataupun kepala pemerintahan daerah asal.
8. Semua berkas diterjemahkan melalui penerjemah resmi.

==> Saat Muqobalah

1.  Berdoa dan minta kemudahan pada Allah.

2.  Cukup bawa formulir yang di print setelah pendaftaran online, tidak usah repot repot membawa semua berkas

3.  Jawab secara tegas dan mantap.

4.  Tinggalkan kesan baik kepada penguji, biasanya orang Arab senang dengan orang yang aktif.

5.  Jawaban benar semua tidak menjamin diterima, dan jawaban salah semua juga belum tentu gagal.

6.  Banyak banyaklah berdoa, karena banyak faktor yang menentukan penerimaan selain nilai dan hasil muqobalah.

7.  Sekalipun gagal jangan putus asa, terus mencoba dan jangan berhenti belajar, karena belajar bukan hanya di Madinah.



==> Pengumuman penerimaan biasanya keluar antara bulan Ramadhan - Syawwal atau sekitar bulan Agustus - Oktober. Bisa berubah ubah tergantung keputusan pihak kampus.

Informasi nama nama yang diterima bisa dicek di situs ini:  http://admission.iu.edu.sa/AllResults.aspx

Catatan
- Pihak UIM tidak memiliki perwakilan dimanapun, pendaftaran resmi hanya melalui situs resmi UIM.
- Pendaftaran tidak dipungut biaya selain biaya pengurusan berkas di Indonesia.
- Setiap pendaftar hanya bisa sekali mendaftar dalam satu tahun akademik, karena sistem tidak menerima data double.
- Setiap pendaftar yang sudah mendaftar online tetapi tidak muqobalah tetap berpeluang diterima, karena beberapa mahasiswa diterima tanpa muqobalah.
- Syarat syarat untuk muqobalah di Indonesia dan di Madinah tidak ada perbedaan.

Informasi lebih lanjut silahkan menuju ke:
http://admission.iu.edu.sa/Definitions.aspx

Semoga bermanfaat

Abu Salma

No comments:

Post a Comment