Tips ke-4 Meraih Keturunan yang Sholeh

Sumber Gambar
Sesungguhnya salah satu bekal yang sangat agung sebagai usaha dalam mendidik anak-anak yaitu berlaku adil di tengah-tengah mereka.

Jauh dari tindakan berat sebelah dan zolim. Maka jika seorang ayah tidak dapat berbuat adil maka akan menimbulkan rasa saling bermusuhan, saling hasad, dan saling membenci.

Sebaliknya jika seorang ayah mampu betindak adil maka ini dapat menjadi sebab terbesar terwujudnya rasa saling sayang, salih cinta dan bakti mereka kepada orang tuanya.

Dan terdapat hadist dalam Sahih Al Bukhari dari Sahabat Mulia Nu'man bin Basyir radiyallahu anhuma:

أن أباه تدنحله أرضا،وأن والدته طلبت من أبيه أن يشهد رسول الله صلوات الله عليه وسلامه على ذالك، فلما أتى رسول الله صلوات الله عليه وسلامه قال له: أعطيت سائر ولدك مثل هذا، فقال:لا، فقال صلوات الله عليه وسلامه:فاتقوا الله واعدلوا بين أولادكم

"Sungguh Ayah Nu'man bin Basyir telah memberikan sepetak tanah kepadanya, ibunya memintanya agar Rasul menjadi saksi atas hal itu, tatkala menghadap nabi, beliau Sholawatullah Alaihi Wa Salamuhu bertanya: Apakah engkau memberikan hal yang sama kepada semua anak-anakmu?, ayahnya menjawab: tidak, lalu Nabi Sholawatullah Alaihi Wa Salamuhu menegurnya: Bertakwalah kepada Allah dan berlaku adillah kepada anak-anak kalian." (Sohih Bukhari no.2587)

Dalam suatu riwayat:

لا اشهد على جور

"Aku tidak bersedia menjadi saksi atas ketidakadilan ini." (Sohih Bukhari no.2650 dan Sohih Muslim no.1623).

Berdasarkan riwayat Muslim bahwasannya Nabi Sholawatullah Alaihi Wa Salamuhu bertanya kepada ayahnya:

أيسرك ان يكونوا إليك في البر سواء؟
قال: بلى، قال: فلا إذا

"Apakah kamu merasa bahagia jika semua anakmu berlaku sama dalam berbakti kepadamu?" Jawabnya: tentu saya bahagia, Nabi Sholawatullah Alaihi Wa Salamuhu menimpali: demikian juga sama (anak-anakmu akan bahagia jika dirimu sama berlaku adil kepada mereka)." (Sohih Muslim no.1623)

Maka inilah dalil-dalil yang menjadi peringatan untuk menjauhi sikap pilih kasih dan zolim di tengah anak-anak. Dan menjadi keterangan bahwa sikap tidak adil dapat menimbulkan kedurhakaan dan hilangnya bakti mereka kepada kedua orang tuanya dan dapat menyebabkan rasa saling memutuskan dan saling merusak persaudaraan.

Referensi:
Rakaa'iz fi tarbiyatil abnaa'i. Syaikh Prof. Dr. Abdurrazak bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr. Hal. 12-13.

Pontianak, Sabtu 12 Syawal.1440/ 15 Juni 2019 waktu awal Dhuha

Abu Aisyah Dodi Iskandar

No comments:

Post a Comment